Tampilkan postingan dengan label politik dalam negeri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label politik dalam negeri. Tampilkan semua postingan
70% Produk Perundangan Kita dibuat Asing?
Koalisi Anti Utang (KAU) meyakini pihak asing terlibat dalam pembuatan sejumlah undang-undang maupun produk hukum lain di Indonesia.Hal itu disampaikan Koordinator KAU Dani Setiawan dalam diskusi bertema "Untuk Asing Istimewa untuk Rakyat Merana" di kantor Institut Hijau Indonesia, Komplek Bumi Asri, Pancoran, Jakarta Selatan (Jumat, 22/4)."Produk perundang-undangan itu dipastikan akan merugikan
Ormas Islam: Waspada Politisasi Kasus NII
Hidayatullah.com -- Tindakan kriminal NII KW 9 bertentangan dengan ajaran Islam yang menekankan sikap amanah, jujur, tanggung jawab mematuhi hukum yang berlaku dan menghormati orang tua sebagai akhlakul karimah.Pernyataan itu disampaikan ormas ormas Islam yang berkumpul di di Kantor PP Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (30/4) kemarin.Di antaranya hadir pimpinan ormas dari PP
Islam dan Isu Terorisme di Indonesia
ISLAM mengajar kita untuk menyelidiki kebenaran apa yang dilihat dengan sikap tabayyun. Dalam dunia akademik, kita selalu dilatih untuk bersikap kritis untuk bertanya tentang; Apa, Siapa, Bagaimana, Kapan, Di mana, dan Kenapa? Dalam falsafah, kita juga diajarkan untuk, “berikan 25% kepercayaan terhadap apa yang kita dengar, berikan 50% kepercayaanmu terhadap apa yang kamu lihat, dan percayalah
Ada Kepentingan Pengusaha Asing Dibalik Serangan Nonfisik Beruntun Terhadap RI?
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) As'ad Said Ali menilai saat ini Indonesia menjadi sasaran perang asimetris (serangan non fisik) intelijen asing. Patut diduga ada kepentingan pengusaha asing di balik aksi ini."Perang asimetris itu mencakup semuanya. Yang pasti semua serangan opini negatif yang dilakukan pihak luar, jelas kerja-kerja intelijen," kata As'ad
Langganan:
Postingan (Atom)