Tampilkan postingan dengan label Kapitalisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapitalisme. Tampilkan semua postingan

HAM: Kitab Suci Muslim Moderat?


Oleh: Amin HasanSALAH satu konsep dalam Islam yang begitu penting dan mulia adalah konsep wasathiyyah, yang kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi Moderat. Konsep wasathiyyah ini mencerminkan karakter dan jatidiri yang khusus dimiliki oleh manhaj Islam yang di dalamnya mengandung nilai, ideologi, kriteria, dasar-dasar, serta simbol-simbol dalam pemikiran, pandangan hidup Islam (

Kapitalisme Menemui Jalan Buntu


Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad mengatakan, musuh-musuh bangsa Iran dan unsur-unsur pembentuk kapitalisme telah mencapai kebuntuan politik dan ekonomi.“Semua jajak pendapat menunjukkan bahwa Amerika Serikat adalah negara terburuk di dunia. Masyarakat dunia menganggap negara itu sebagai musuh mereka sendiri,” kata Ahmadinejad dalam pertemuan dengan warga Iran yang berdomisili di ibukota

Program Pemberdayaan Perempuan bermotif Kapitalis Sekuler


Pemerintah yang memegang sistem kapitalis-sekuler memandang bahwa tolak ukur perbuatannya hanya dari sisi manfaat saja, dan yang menjadi tujuan hidupnya adalah terpenuhinya kebutuhan jasadiyah yakni materi. Sehingga menilai perempuan produktif hanya dari sisi materi. Sehingga ketika mereka menganalisis permasalahan bangsa saat ini (salah satunya Kemiskinan) maka PEP lah yang mereka pilih karena

"Uang Plastik" dan Kapitalisme Kartu Kredit"


Dalam perspektif perubahan social-budaya, menarik mengkaji labih jauh balada kartu kredit. Fritjop Chapra di dalam bukunya The Turning Point (1997) dalam menganalisa perilaku masyarakat suatu peradaban. Evolusi suatu masyarakat, menurut Chapra, termasuk evolusi sistem dan perilaku ekonominya, terkait erat dengan perubahan-perubahan di dalam sistem nilai yang menjadi manifestasinya.Nilai-nilai

Ada Kepentingan Pengusaha Asing Dibalik Serangan Nonfisik Beruntun Terhadap RI?


REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) As'ad Said Ali menilai saat ini Indonesia menjadi sasaran perang asimetris (serangan non fisik) intelijen asing. Patut diduga ada kepentingan pengusaha asing di balik aksi ini."Perang asimetris itu mencakup semuanya. Yang pasti semua serangan opini negatif yang dilakukan pihak luar, jelas kerja-kerja intelijen," kata As'ad

Kesetaraan gender, jargon kosong kapitalis


JAKARTA (Arrahmah.com) - Puluhan Muslimah Hizbut Tahrir menggelar aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Perempuan Se-Dunia, Selasa, (8/3/2011) di Bundaran Hotel Indonesia.Dalam aksinya Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia menilai, demokrasi kapitalisme merupakan sumber persoalan perempuan, sehingga ekonomi syariah Islam dinilai sebagai solusinya.Menurut Juru Bicara Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia,
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...