Tampilkan postingan dengan label Khilafah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khilafah. Tampilkan semua postingan

Menepis Pesimisme Perjuangan Khilafah


Oleh: Ali Mustofa AkbarMENARIK untuk menanggapi tulisan saudara Asrir Sutanmaradjo (AS) pada kolom tsaqafah hidayatullah.com (01/07/11), berjudul: “Khilafah; Antara Cita-cita dan Fakta”.Sebagai sebuah khasanah jurnalistik, artikel tersebut layak untuk mendapat apreasiasi. Namun jika ditelisik dari sisi penjagaan pemikiran Islam, ada beberapa ulasan yang kiranya perlu dikritisi.Petikan dari sebuah

Khilafah Islam: Antara Cita-cita dan Fakta


Oleh: Asrir SutanmaradjoSepekan ini, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengadakan acara Konferensi Rajab di berbagai kota. Namun satu yang pasti, acara itu adalah sebuah kampenye memperjuangkan tegaknya khilafah Islam, sebuah cita-cita yang menarik.Sebelum ini, dalam sebuah kesempatan, juru bicara HTI, M Ismail Yusanto mengatakan alasannya kampanye seperti ini, yakni; berusaha keras menegakkan

Khilafah adalah Negaranya Umat Muslim di Seluruh Dunia


Bendera Islam ( Al Liwa kiri, Ar Roya kanan ) adalah bendera diatas segala bendera di dunia ini, dan satu-satunya bendera yang berhak dihormatiKita memang sudah tidak asing lagi mendengar kata-kata Khilafah, baik itu di Internet seperti facebook, twitter, blog, maupun televisi, radio, majalah-majalah ataupun media cetak lain seperti koran.Ya memang akhir-akhir ini umat Islam semakin gencar dalam

47 Bukti Keunggulan Islam Khilafah Menguasai Dunia


Ternyata tidak sedikit yang pada awalnya menyangsikan kemampuan Islam sebagai solusi.Gema untuk kembali melanjutkan kehidupan islam semakin menguat disegala lini. Keinginan yang disuarakan oleh para ‘aktivis mahasiswa yang tercerahkan lulusan selasar masjid kampus di masa-masa yang lalu, sekarang telah disambut dan disuarakan pula oleh masyarakat umum, para akademisi, ulama, pengusaha dan kaum

Syariah Islam Ancaman Buat Amerika Serikat ?


“Though it certainly has spiritual elements, it would be a mistake to think of Shariah as a ‘religious’ code in the Western sense because it seeks to regulate all manner of behavior in the secular sphere — economic, social, military, legal, and political.” (The Washington Times 14/09/2010)Sebuah panel ahli keamanan nasional Amerika Serikat baru-baru ini mendesak pemerintah pemerintah Obama untuk
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...